Gambar Berita
UMRI GELAR TARHIB RAMADHAN 1447 H DAN KULIAH PAKAR INTERNASIONAL BERSAMA REKTOR HORMUUD UNIVERSITY SOMALIA

Pekanbaru (PWMRIAU.OR.ID) – Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melaksanakan kegiatan Tarhib Ramadhan 1447 H yang dirangkaikan dengan Kuliah Pakar Internasional, sebagai bagian dari upaya menyambut bulan suci Ramadhan dengan penuh kesiapan spiritual dan intelektual.

Kegiatan ini diselenggarakan pada Rabu, 11 Februari 2026, bertempat di Aula Lantai 3 Kampus Utama UMRI, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Acara menghadirkan pemateri utama Professor Dr. Abdi Omar Shuriye, Rektor Hormuud University Mogadishu Somalia, dengan tema: “Ancaman Perang Dunia Ketiga: Peran serta Strategi Ummah Muslim dalam Menghadapinya.”

Rektor UMRI, Dr. H. Saidul Amin, MA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Tarhib Ramadhan merupakan momentum penting bagi sivitas akademika untuk menjadikan bulan suci sebagai sarana peningkatan kualitas iman dan kepedulian sosial.

“Menjadikan bulan suci sebagai momen peningkatan kualitas keimanan dan kepedulian sosial,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa UMRI terus berkomitmen memperkuat nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan melalui kegiatan pengajian, tarhib, serta program pembinaan selama Ramadhan.

Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau, Badan Pembina Harian (BPH) UMRI, jajaran pimpinan universitas, serta seluruh civitas akademika UMRI.

Dalam pemaparannya, Professor Dr. Abdi Omar Shuriye menekankan bahwa ancaman konflik global harus dihadapi dengan strategi umat Islam yang kuat melalui persatuan, kebangkitan ilmu, kemandirian ekonomi, dan diplomasi damai.

“Ummah Muslim tidak boleh hanya menjadi korban sejarah, tetapi harus menjadi pembentuk masa depan dunia,” tegasnya.

Ia juga mengambil pelajaran dari pengalaman Somalia yang pernah mengalami konflik panjang, namun menunjukkan ketahanan masyarakat Muslim melalui stabilitas, rekonstruksi pendidikan, dan peran universitas dalam membangun masa depan bangsa.

Sementara itu, Prof. HM. Nazir, MA, selaku Wakil Ketua PWM Riau, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada UMRI atas terselenggaranya kegiatan Tarhib Ramadhan dengan khidmat dan penuh semangat keislaman.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen UMRI dalam menyemarakkan syiar Islam dan mempersiapkan warga kampus menyambut Ramadhan dengan peningkatan iman, ilmu, dan amal,” ujarnya.

PWM Riau juga mengucapkan terima kasih atas capaian UMRI selama ini dalam bidang pendidikan, pengembangan keilmuan, serta peran strategis membangun umat dan bangsa di Provinsi Riau.

Dalam kesempatan yang sama, Prof. dr. Budu, Ph.D., Sp.M(K)., M.Med.Ed, Anggota Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, menyampaikan harapan besar terhadap perkembangan Fakultas Kedokteran UMRI sebagai pilar dakwah kesehatan Muhammadiyah.

Ia menegaskan bahwa Fakultas Kedokteran UMRI diharapkan melahirkan tenaga medis profesional yang unggul secara akademik, berakhlak Islami, dan berorientasi pada pengabdian umat.

Sejalan dengan itu, pembangunan Rumah Sakit Muhammadiyah Riau dipandang sebagai langkah monumental dalam memperluas layanan kesehatan Islam berkemajuan sekaligus menjadi wahana pendidikan klinik bagi mahasiswa kedokteran UMRI.

Melalui kegiatan ini, UMRI bersama Muhammadiyah Riau meneguhkan komitmen untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul, religius, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan peradaban dan kemaslahatan umat. (Fjr)