Gambar Berita
INI PESAN SEKRETAIS PP MUHAMMADIYAH DALAM SILATURAHMI SYAWAL 1447 H BERSAMA WARGA MUHAMMADIYAH RIAU DI PEKANBARU

PEKANBARU (PWMRIAU.OR.ID) – Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Riau, Sabtu (4/4/2026) menggelar kegiatan Silaturahmi Syawal 1447 H. Momen itu dilaksanakan di Auditorum Kampus Utama Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Pekanbaru. Tiga ratusan warga Muhammadiyah Riau hadir antusias mengikuti ceramah yang disampaikan Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Muhammad Sayuti MPd MEd PhD.

Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, menyampaikan pesan mendalam mengenai masa depan Persyarikatan dalam acara Silaturrahim Syawal 1447 H bertajuk "Ramadan Berdampak Kemajuan". 

Di awal ia mengajak segenap hadirin untuk bersyukur menjadi bagian penting persyarikatan Muhammadiyah seraya mengutip ayat Qur’an surat Al Anfaal: 26-29. 

Bapak dan Ibu harus ikhlas menjadi bagian persyarikatan sebagaimana firman Allah Dan ingatlah ketika kamu (para Muhajirin) masih (berjumlah) sedikit, lagi tertindas di bumi (Mekkah), dan kamu takut orang-orang (Mekkah) akan menculik kamu, maka Dia memberi kamu tempat menetap (Madinah) dan dijadikan-Nya kamu kuat dengan pertolongan-Nya dan diberi-Nya kamu rezeki yang baik agar kamu bersyukur” ujar Sayuti.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa meskipun Muhammadiyah telah berusia lebih dari 117 tahun (H) dan diakui secara internasional, tantangan untuk menjaga vitalitas organisasi semakin besar. 

Capaian Global dan Pengakuan Internasional Muhammadiyah kini telah bertransformasi menjadi organisasi modern dengan jejaring yang merambah kancah global. 

Beberapa pencapaian signifikan yang disoroti meliputi Muhammadiyah Australia College (MAC) di Victoria, Australia, yang menunjukkan capaian mengesankan. Ia juga Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) di Negeri Perlis, Malaysia, sebagai wujud nyata ekspansi pendidikan tinggi di luar negeri.
 
Selanjutnya Sayuti juga mengatakan bahwa Muhammadiyah mendapat pujian Internasional dari Robert W Hefner yang meyebut Muhammadiyah sebagai contoh paling sukses dalam modernisasi pendidikan Islam di dunia.

Namun selain itu, di sisi lain Muhammadiyaj menghadapi "Daur Hidup" Organisasi.
Meskipun secara umum Muhammadiyah masih dinilai kuat, terdapat peringatan mengenai fenomena penurunan di beberapa lini organisasi. Hal ini mencakup adanya pimpinan wilayah yang tidak solid, pimpinan cabang yang vakum, hingga Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang tutup.


"Ikhtiar penyehatan organisasi dan AUM harus terus-menerus dilakukan," tegas Sayuti dalam paparan ceramah tersebut. 

Hal ini merujuk pada Pokok Pikiran Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah (MADM) butir ke-6 yang menyatakan bahwa organisasi adalah alat perjuangan yang sebaik-baiknya.

Untuk menjaga keberlangsungan itu Muhammadiyah mengadopsi model McKinsey 7S yang disesuaikan dengan nilai-nilai ideologis Persyarikatan. Diantaranya Sistem dan Tata Kelola yang menerapkan aturan yang jelas, tersistem, dan good governance.

Selanjutnya ia menegaskan perlunya struktur; penguatan dari tingkat pusat (PPM) hingga ranting (PRM) serta AUM. Kemudian menanamkan karakter Sidiq, Amanah, Tabligh, Fathonah, serta disiplin, visioner, dan kolektif kolegial.
Komitmen Maju dan Larangan "Zona Nyaman"

Sebagai langkah strategis ke depan, terdapat beberapa poin kunci untuk memastikan Muhammadiyah tetap sehat dan maju diataranyaKultur Pembelajar; Menggalakkan ngaji dan belajar tanpa henti. Lalu Kaderisasi Inovator dengan terus melahirkan penggerak dan inovator organisasi serta AUM.

 Selanjutnya keunggulan kelas dunia dengan mendorong AUM untuk unggul secara akademik, SDM, maupun akhlak di level internasional. Serta Inovasi tiada henti. 

Ia menegaskan bahwa "Haram hukumnya masuk zona nyaman" demi menjaga keberlangsungan perjuangan.

Di akhir ceramahnya Sayuti mengajak seluruh warga Persyarikatan untuk fokus dan ikhlas agar tujuan memajukan umat dapat tercapai dengan penuh berkah.

“Saya mengajak segenap warga Muhammadiyah Riau agar fokus dan ikhlas agar tujuan memajukan umat dapat tercapai dengan penuh berkah” pinta Sayuti.

Hadir dalam kegiatan itu, Ketua PW Muhammadiyah Riau Dr H Hendri Sayuti dan jajaran pimpinan, Rektor Umri Dr H Saidul Amin MA, Ketua BPH Umri Prof Dr HM Nazir MA, segenap pimpinan organisasi Otonom tingkat Wilayah, Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah se provinsi Riau. (jys/rdk)